Komentar Mantan Tangan dan Kaki Mafia Judi Tentang Sepak Bola Indonesia

Bambang Suryo

Bambang Suryo yang dulu pernah berperan sebagai orang yang menjalankan praktek suap mafia bola telah blak – blakan menerangkan betapa rusaknya pertandingan di Liga Indonesia. Dia juga mengatakan kisaran nominal uang yang dibutuhkan untuk mengatur bagaiman laga akan berakhir.

Terkait persoalan uang dalam urusan ini Bambang memang orang yang tepat untuk dijadikan ladang informasi. Pasalnya dia adalah orang yang secara langsung mencari pesepak bola tanah air yang mau bekerja sama dan kemudian dia juga yang menyampaikan ‘amplop’ dari mafia bola. Bambang menyebut seorang mafia dapat mengeluarkan uang sebagayak Rp 500jt untuk menghasilkan permainan yang diinginkan.

Supaya lancar Bambang harus mendapatkan pemain dari masing – masing tim, “Maksimal 5 pemain dari satu tim,” Katanya memberitahukan kuota maksimal pesepak bola kotor untuk didapatkan. Sampai disini hal baru yang bisa kita ketahui adalah bahwa dalam mengatur skor mafia bola ternyata tidak harus menyogok semua orang yang ada di satu kesebelasan.Bambang Suryo

Lebih dalam lagi pria asal Surabaya ini menambahkan posisi pemain yang sering jadi incaran. Mereka adalah kipper, pemain belakang, serta gelandang tengah. Bila ketiga lini tersebut sudah dibawah kendali sang Bandar maka selanjutnya mereka akan mendekati official klub terutama pelatih dan terakhir meluluhkan wasit. Kemudian dia juga menyebutkan istilah yang biasa diucapkan oleh para bandar, salah satunya kuda pengungkit untuk julukan bagi pemain yang sudah masuk dalam strategi mereka.

Baca Juga: “Tiga Jenis Manipulasi Pertandingan

Pada sejumlah wawancara yang melibatkan Bambang dan menyinggung seputar nama – nama pesepak bola serta pelatih langganan para bandar licik –yang sangat jauh dari presikat Agen judi online di dalamnya. Dia belum mau menjawabnya.”Nanti akan ada masanya,” Kata Bambang.

Melewati beberapa dekade berkutat dengan dunia taruhan bola memang membuat Bambang Suryo punya pengetahuan yang sangat lengkap soal nama – nama pegiat sepak bola tanah air yang berada di dalam lingkaran mafia bola.

Keterangannya pun semakin kuat kebenarannya setelah dua pelatih kesebelasan dari Divisi Utama Liga Indonesia yang mengamini kenyataan adanya pertandingan hasil settingan mafia judi, mereka adalah Agus Yuwono dan Gunawan.

Related posts